LETS LOVE FULLFILL YOUR HEART

Tampilkan postingan dengan label Titik Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Titik Renungan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Juli 2011

Belajar Dari Malam 1 : Merajut Mimpi

 Alarm di hpku mulai berkicau. Mata jam di dinding melotot. Jarum pendeknya bertengger di seputaran angka 5. Ayam mulai berkokok menandakan siang akan segera merapat. Ahh,, pertanda terhentinya waktu bermimpikah ini?
Malam tadi  bertabur bintang. Ribuan penghuni langit malam  menebar senyum manjanya menggoda sang pecinta untuk memadu kasih di bawah limpahan cahayanya. Pepohonan diterpa semilir angin sepoi-sepoi.
Ia saling berbisik dan menggosipkan siang. Rerumputan bermandikan embun dan berpesta  kesejukan. Semua makhluk kemarin malam menengadah  berharap malam tak cepat beranjak.
Malam adalah wahana tanpa batas bagi para pemimpi yang merajut helai demi helai benang harapannya tuk bisa menjadi kain indah yang bisa digeber dan dibanggkan ke tetangga.
Tiap malam helai demi helai mimpi ini kupintal bermandikan cahaya bulan dan ditemani senyum sang bintang. Angin malam pun berdesir membisikkan kelembutan dan kepastian bahwa besok malam masih ada tiket untuk bermimpi.

The Real Life I Have Got on Street

I have just realized that I was nothing when I faced with the real life outside of School. Segala sesuatu yang kubanggakan saat duduk di bangku sekolah, seakan bertekuk lutut di hadapan taring kehidupan jalanan. Ya, Jalanan adalah Kehidupan yang Sebenarnya. So ? Bebaskan sesekali dirimu dari penjara yang bernama sekolah dan terjunlah ke jalanan. Maka akan kau temui bagaimana perjuangan hidup yang sebenarnya.
 
Foto ini menunjukkan kehidupan yang sebenarnya tidak seindah dan sesederhana teori-teori kering bangku sekolahan